Fakultas Pertanian Universitas Riau (FP UNRI) sukses menggelar kegiatan fieldtrip dalam rangkaian acara Seminar dan Rapat Tahunan (SEMIRATA 2025) dan The 2nd International Conference on Agriculture, Food, and Environmental Science (ICAFES 2025) serta Bedah Teknis Instrumen Akreditasi LAM PT-IP.
Rangkaian acara ini dihadiri oleh para dekan dan pimpinan perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat Bidang Ilmu Pertanian, para peneliti, akademisi, dan praktisi dari dalam dan luar negeri.
Salah satu agenda utama adalah kunjungan lapangan ke PTPN IV Regional 3 Sei Pagar, Kabupaten Kampar, Riau pada Minggu (31/8). Para peserta mengunjungi salah satu pabrik kelapa sawit modern yang ada di Riau dan melihat langsung proses pembibitan kelapa sawit. Peserta juga berkesempatan untuk meninjau kebun Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) serta menyaksikan penerapan sistem bisnis berbasis digitalisasi yang telah dijalankan PTPN IV.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Riau, Dr. Ahmad Rifai, S.P., M.P., menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dan pemaparan mendalam yang diberikan oleh pihak PTPN IV. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan industri merupakan kebutuhan mendesak untuk memperkuat inovasi dan pengembangan agribisnis berkelanjutan.
“Kami sangat berterima kasih kepada PTPN IV atas keterbukaan dan penyambutan yang luar biasa. Harapan kami, kolaborasi ini dapat berlanjut dalam bentuk penelitian, pengembangan teknologi, dan pemberdayaan sumber daya manusia pertanian,” ujar Dr. Ahmad.
Pihak PTPN IV, yang diwakili oleh Bambang Budi Santoso, SEVP Business Support, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi akan membuka peluang dalam memperkuat riset terapan dan meningkatkan daya saing industri sawit nasional.
Setelahnya, rombongan melanjutkan agenda fieldtrip ke Kabupaten Siak dan diajak untuk menapak tilas sejarah kejayaan Kerajaan Siak dengan mengunjungi Istana Siak Sri Indrapura serta beberapa objek wisata unggulan daerah termasuk menyusuri Sungai Jantan (nama lain dari Sungai Siak) dengan Serindit Boat. Kegiatan fieldtrip ditutup dengan makan malam bersama di tepian Sungai Jantan sebagai simbol kebersamaan dan penguatan jejaring antar peserta dan panitia.(E.Ryan)