Kota Pekanbaru memperingati hari jadinya yang ke-421 dengan semangat baru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang ketahanan pangan. Peringatan tersebut bukan hanya menjadi momentum refleksi sejarah dan pembangunan, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah kota dan berbagai lembaga pendidikan, salah satunya Fakultas Pertanian Universitas Riau (UNRI).

Pemerintah Kota Pekanbaru menggandeng Fakultas Pertanian UNRI untuk menjalankan program pengabdian kepada masyarakat dalam program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan kota. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam mewujudkan Pekanbaru sebagai kota yang mandiri dan berkelanjutan dalam hal kebutuhan pangan.

Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE., M.M., menyampaikan bahwa dalam rangka hari jadi ke-421, pemerintah kota berkomitmen untuk tidak hanya memperingati dengan seremonial, tetapi juga dengan melaksanakan program-program nyata yang dapat berdampak positif bagi masyarakat. "Kerja sama ini merupakan contoh nyata sinergi antara pemerintah, dunia akademik, dan masyarakat dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan bagi ketahanan pangan. Ini adalah langkah bersama yang harus kita jaga dan kembangkan," ujarnya.

 

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UNRI, Dr. Ahmad Rifai, S.P, M.P., menjelaskan bahwa pihaknya sangat mendukung inisiatif ini karena kolaborasi semacam ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga bagi mahasiswa yang terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat. “Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat, program ini juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung tentang aplikasi ilmu pertanian dalam kehidupan nyata,” imbuhnya.

Dekan Fakultas Pertanian UNRI juga menyampaikan sangat berterimakasih dengan Pemerintah Kota Pekanbaru yang telah bersesia memfasilitasi Mahasiswa dalam Pelaksanaan Kukerta MBKM pada 10 Kelurahan di Kota Pekanbaru. “Dengan kegiatan Kukerta MBKM ini diharapkan akan terus terjalin kerjasama perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, hal ini juga untuk mendukung Visi Fakultas Pertanian UNRI yang mengusung jargon Kolaboratif Berdampak.” tambahnya.

Sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat, Fakultas Pertanian UNRI juga mengembangkan model pertanian urban dan percontohan sistem pertanian terintegrasi yang dapat diadaptasi oleh masyarakat Pekanbaru. Teknologi seperti hidroponik, akuaponik, dan pertanian vertikal diperkenalkan sebagai alternatif bagi mereka yang memiliki lahan terbatas, tetapi tetap ingin berkontribusi pada ketahanan pangan keluarga.

Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat tercipta ketahanan pangan yang lebih kuat di tingkat lokal. Langkah ini juga menjadi model untuk daerah lain di Indonesia yang sedang berupaya meningkatkan ketahanan pangan melalui pendekatan kolaboratif.(E.Ryan)