Program Studi Penyuluhan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Riau (FP UNRI) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Komunikasi Pertanian di Era Digital” pada Selasa (23/09), bertempat di ruang seminar FP UNRI. Acara yang dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Prodi Penyuluhan Pertanian FP UNRI ini dibuka secara resmi oleh Dekan FP UNRI, Dr. Ahmad Rifai, S.P., M.P.

Dalam sambutannya, Dr. Ahmad Rifai menyampaikan, “Komunikasi di bidang pertanian harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital agar informasi dapat tersampaikan secara efektif dan efisien kepada petani dan masyarakat luas. Kuliah umum ini diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan metode penyuluhan pertanian yang inovatif.”

Narasumber utama dalam kuliah umum ini, Hisam Setiawan, S.P., M.I.Kom, selaku Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau. Dalam materinya, Hisam menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai alat komunikasi pertanian yang mampu menjangkau petani di berbagai daerah. “Era digital memberikan peluang besar untuk mengubah pola komunikasi tradisional menjadi lebih modern dan interaktif. Ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan petani,” ujar Hisam.

Selain kuliah umum, acara juga dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FP UNRI dengan Yayasan Gambut. Tidak hanya itu, juga dilakukan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara Prodi Penyuluhan Pertanian dengan Yayasan Gambut, serta IA antara Prodi Agroteknologi dengan Yayasan Gambut.

Mulyadi, S.P., Direktur Yayasan Gambut, menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk mendukung pelestarian dan pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan. Melalui kerja sama dengan FP UNRI, kami yakin inovasi dalam penyuluhan dan teknologi pertanian dapat semakin berkembang, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk edukasi dan komunikasi.”

Acara kuliah umum ini diharapkan menjadi momentum penting dalam penguatan kapasitas komunikasi pertanian di era digital dan mempererat sinergi antara akademisi dan lembaga swadaya masyarakat dalam pengembangan pertanian berkelanjutan di Riau.(E.Ryan)