Fakultas Pertanian Universitas Riau (FP UNRI) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Pertanian Berkelanjutan (SENAPELAN) 2025 dengan tema “Inovasi dan Kolaborasi untuk Meningkatkan Daya Saing Kelapa Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Globalisasi dan Perubahan Iklim”. Acara yang berlangsung di Hotel Royal Asnof Pekanbaru ini menghadirkan para pakar nasional, akademisi, praktisi industri, serta peneliti dari berbagai daerah di Indonesia.
Dr. Ahmad Rifai, S.P., M.P. selaku Dekan FP UNRI memberikan sambutan dan membuka acara secara resmi yang menegaskan bahwa kelapa merupakan komoditas strategis yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui inovasi, penelitian, dan sinergi berbagai pihak. Beliau mendorong kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen kelapa terbesar di dunia.


Pada sesi pertama, acara yang dipandu moderator Dr. Ir. Fifi Puspita, M.P.,menghadirkan pembicara dari lembaga strategis nasional secara daring yakni Normansyah Syahruddin, M.Eng.Sc., Ph.D. (Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu – BPDP) membawakan materi “Optimalisasi Pendanaan dan Inovasi untuk Mendorong Pertanian Kelapa yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing di Indonesia” dan Bayu Dwi Apri Nugroho, S.T.P., M.Agr., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. (Sekretaris Satgas Perencanaan dan Percepatan Hilirisasi Tanaman Kelapa, Kementerian PPN/Bappenas) menyampaikan “Akselerasi Hilirisasi Kelapa Nasional” serta menyoroti strategi peningkatan nilai tambah produk kelapa nasional untuk menembus pasar global.
Sesi kedua, dilanjutkan dengan paparan para ahli di bidang agroforestri, agronomi, hingga tata niaga kelapa yang dipandu oleh moderator Dr. Isna Rahma Dini, S.Pi., M.Si., yang menghadirkan narasumber yakni Mulyadi, S.P. (Direktur Yayasan Gambut) Tentang “Model Agroforestri Berbasis Kelapa–Kopi pada Ekosistem Gambut untuk Mendukung Pertanian Rendah Emisi dan Ketahanan Lanskap”, Dr. Deviona, S.P., M.P. (Dosen Agroteknologi FP UNRI) Membahas “Inovasi Agronomi untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Kelapa”, Ir. Syaiful Hadi, M.Si., Ph.D. (Dosen Agribisnis FP UNRI) Menyampaikan “Mewujudkan Tataniaga Kelapa Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan: Menyeimbangkan Aspek Ekonomi dan Ekologi” dan Kasrul A. Dahlan, S.P., M.Si. (Alumni FP UNRI) Memaparkan “Penguatan Rantai Pasok Kelapa Berkelanjutan: Kolaborasi Industri, Petani, dan Alumni UNRI dalam Mewujudkan Produk Bernilai Tambah”
Diskusi interaktif berlangsung dinamis dengan fokus pada isu keberlanjutan, peningkatan nilai tambah, serta pembangunan ekosistem industri kelapa yang kompetitif.
SENAPELAN 2025 juga menghadirkan penyampaian hasil penelitian dari Penelitian Afirmasi Kelapa serta penelitian mandiri dari dosen, guru, mahasiswa, dan peneliti umum dipandu oleh moderator Puan Habibah, S.P., M.P. Sesi ini menjadi ruang inovasi bagi akademisi dan peneliti di bidang pertanian, khususnya kelapa. Para pemakalah mendapatkan kesempatan untuk memaparkan hasil penelitiannya serta berdiskusi langsung dengan peserta, sehingga mendorong terbentuknya jaringan kolaborasi penelitian baru.
SENAPELAN 2025 menjadi bukti komitmen Fakultas Pertanian Universitas Riau dalam mendukung hilirisasi komoditas kelapa nasional, menguatkan peran akademisi dalam penelitian aplikatif, membangun jejaring dengan lembaga pemerintah, industri, dan masyarakat serta mendorong inovasi yang relevan dengan isu global seperti perubahan iklim dan ketahanan pangan.
Acara ditutup dengan harapan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin yang mampu menjembatani ilmu pengetahuan, kebijakan, dan praktik lapangan demi terwujudnya pertanian kelapa Indonesia yang berdaya saing, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan global.(E.Ryan)