Pelatihan Pembuatan Kebun Percontohan Sekolah yang diadakan di SMKN 1 Sabak Auh, Kabupaten Siak pada 6–7 November 2025 merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis produksi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menghadirkan Joni Irawan, SP., M.Si, dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Riau (FP UNRI), sebagai narasumber utama.


Pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Pertanian Universitas Riau dan Yayasan Gambut, yang telah berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan pertanian di daerah. Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara SMKN 1 Sabak Auh dan Program Studi Agroteknologi FP UNRI sebagai bentuk penguatan kerja sama strategis dalam pengembangan kebun percontohan sekolah.
Dalam kegiatan pelatihan ini, peserta yang terdiri dari guru, siswa, dan tenaga kependidikan mendapatkan pembekalan teknis terkait desain kebun, persiapan lahan, pemilihan komoditas unggulan, teknik budidaya, serta standar operasional pengelolaan kebun sekolah. Materi tersebut disampaikan secara komprehensif untuk memastikan kebun percontohan dapat dikelola secara efektif dan berkelanjutan.
Narasumber menekankan bahwa kebun percontohan bukan hanya sarana praktik, tetapi juga dapat berkembang menjadi media penelitian sederhana, pusat pelatihan kewirausahaan siswa, serta model pembelajaran berbasis produksi. Kegiatan pelatihan ini mendapat apresiasi dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi.


Dengan adanya kebun yang dikelola secara profesional, peserta didik diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis, membangun budaya kerja, memperkuat kolaborasi, serta menumbuhkan kemandirian dalam mengelola unit produksi sekolah yang bernilai edukatif maupun ekonomis.
Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Sabak Auh diharapkan mampu menghadirkan kebun percontohan yang inovatif, yang tidak hanya bermanfaat bagi pembelajaran internal sekolah, tetapi juga berpotensi menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Siak dalam mengembangkan pembelajaran pertanian yang unggul dan berdaya saing.(E.Ryan)